Jurusan Farmasi adalah jurusan yang mempelajari segala hal tentang obat. Mulai dari bahan kimia yang ada di dalamnya, proses pembuatan obat, proses pengemasan obat, fungsi dan kegunaan obat, sampai cara distribusi dan pengelolaan stok obat. Singkatnya, segala hal tentang obat akan dipelajari di sini.

Seorang ahli farmasi bertanggung jawab untuk memberikan obat yang tepat untuk berbagai penyakit yang sudah diagnosis Dokter. Bahkan tidak jarang apoteker menyarankan obat yang berbeda atau dosis yang berbeda dari yang diberikan dokter (tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter tersebut), karena ahli farmasi seharusnya paham obat lebih banyak daripada Dokter.

Berikut beberapa hal yang bisa dipertimbangkan sebelum masuk ke jurusan Farmasi:

  • Farmasi butuh dasar yang kuat di bidang Kimia, Biologi dan Kesehatan. Sehingga anda harus suka dengan ketiga bidang ini.
  • Kosmetik juga salah satu bidang yang dipelajari di jurusan Farmasi.
  • Kuliah farmasi perlu banyak praktek laboratorium. Tidak jarang praktek ini menggunakan bahan berbahaya sehingga butuh kehati-hatian dan ketelitian yang tinggi. Biasanya disarankan untuk minum susu murni setelah selesai dari lab untuk mensterilkan kembali organ dalam tubuh yang kemungkinan terpapar zat kimia.
  • Jika jurusan Teknik rata-rata dihuni oleh laki-laki, maka jurusan Farmasi “dikuasai” oleh perempuan. Di beberapa kampus, persentase perempuan di jurusan Farmasi bisa sampai 80%.